manfaat buah rambutan
12 Manfaat Rambutan, Salah Satunya Untuk Seksualitas Pria
18/04/2019
penyebab gigi berlubang
Selain Bakteri, Inilah 8 Penyebab Gigi Berlubang Lainnya
20/04/2019

15 Cara Menyimpan ASI yang Tepat Berikut Cara Penyajiannya

cara menyimpan asi

Cara Menyimpan ASI – Air susu ibu sangat penting diberikan kepada anak, terutama ketika masih di bawah usia 6 bulan. Namun, dengan semakin banyaknya wanita karir, program menyusui pada masa-masa awal kerap menjadi kesulitan.

Untungnya, penelitian telah membuktikan bahwa ASI dapat diawetkan sehingga bisa diberikan kepada anak meskipun Ibu sedang bekerja.

Cara pengambilan ASI, cara menyimpan ASI, serta mempersiapkan penyajian ASI haruslah dilakukan dengan benar. Hal tersebut untuk menjaga kadar nutrisi pada susu.

Pentingnya Wadah untuk ASI

Ibu dapat mengambil ASI dengan cara-cara tertentu. Yang terpenting adalah memperhatikan kebersihan tempat penyimpanan ASI. ASI umumnya disimpan di kantong plastik khusus yang dapat mencegah bakteri berkembang. Namun karena mudah bocor, tidak juga sedikit ibu yang lebih memilih botol ASI.

Baca Juga  Selain Rasanya Nikmat, 9 Susu Penambah Tinggi Badan Ini Bisa Dicoba

Apabila Ibu memilih wadah dari botol, maka bersihkan wadah penyimpanan ASI menggunakan air hangat, atau bila perlu merebusnya dan mengeringkannya secara alami. Jangan meninggalkan setetes air pun di dalam wadah ketika susu dimasukkan.

cara menyimpan asi
15 Cara Menyimpan ASI yang Tepat Agar Kualitas ASI Tidak Berkurang

Cara menyimpan ASI sangatlah penting untuk diperhatikan. Tidak banyak ibu yang dapat menghitung kualitas ASI-nya, sehingga cara terbaik harus kita usahakan. Berikut ini adalah cara menyimpan ASI yang tepat.

1. Setelah ASI diambil, segera dinginkan menggunakan freezer. Jangan melebihi waktu 1 jam dari pemompaan ASI.

2. Jangan terlalu percaya diri akan mengingat botol per botol ASI. Lebih baik beri label tanggal, jam, dan menit setiap wadah berisi ASI.

3. Usahakan untuk menyimpan ASI dalam wadah-wadah yang sekiranya akan habis sekali minum. Hindari memberikan ASI sisa apalagi mencampurnya dengan ASI yang baru.

Baca Juga  4 Syarat Kandungan Susu Penambah Berat Badan Anak

4. Selalu sisakan ruang kosong pada wadah ASI, kira-kira selebar 2,5 cm ke arah atas.

5. Berikan Suhu 25 derajat Celcius atau lebih rendah, dan hanya untuk waktu 6-8 jam jam. Apabila suhu dibawah 4 derajat Celcius, maka sebenarnya ASI dapat bertahan hingga 5 hari. Sementara apabila hingga beku pada -15 derajat Celcius, ASI dapat bertahan hingga 2 minggu.

6. Letakkan wadah berisi ASI di bagian belakang dalam kulkas supaya mendapatkan suhu paling dingin.

7. Jangan menyimpan ASI di dekat daging segar. Karena sifatnya yang harus sangat steril, cara menyimpan ASI yang baik adalah pada kulkas khusus. Namun apabila tidak ada, kita dapat mengangkatnya dengan menyediakan satu ruangan penuh tanpa campuran bahan lain.

8. Jangan gunakan botol yang masih basah. Dengan kata lain, ASI di dalam tempat penyimpanan tidak boleh bercampur sedikitpun bahan lain, termasuk air bersih. Oleh karena itu, kita harus menunggu botol yang telah dicuci sampai benar-benar kering.

9. Apabila menggunakan plastik ASI, jangan diisi penuh karena akan bocor ketika membeku. ASI yang meluap atau terbuka di dalam lemari es, sebaiknya tidak diberikan kepada bayi.

Baca Juga  4 Cara Menyimpan ASI Perah Paling Aman Untuk Ibu dan Bayi

10. Jika tidak dalam keadaan mendesak, lebih baik gugurkan ASI yang telah beku tetapi sempat mati listrik. Membeku mencair sebanyak 2 kali akan mengurangi kualitas ASI.

11. Jangan menyimpan ASI dalam ice cube. Cara menyimpan ASI yang benar adalah dengan menggunakan wadah tertutup. Menyimpan ASI pada wadah yang terbuka akan memungkinkan bakteri untuk masuk.

12. Jangan memanaskan ASI. Pada dasarnya, cara menyimpan ASI yang benar hanya dapat dengan menurunkan suhunya tetapi tidak dengan menaikkan suhunya. Oleh karena itu kita tidak dapat memanaskan ASI beku.

13. Jangan membekukan kembali ASI yang telah mencair atau telah diminum sebagian.

14. Ibu harus benar-benar memperhatikan kebersihan alat pompa atau tata cara cara memeras air susu supaya steril dari kuman atau bakteri.

15. Jangan menyimpan ASI terlalu lama. Jika tidak dalam keadaan mendesak, gunakan ASI yang berumur kurang dari 24 jam di dalam lemari pendingin. ASI yang lebih dari 24 jam di bekukan diketahui akan berkurang vitamin C-nya.

7 Cara Menyajikan ASI yang Dibekukan

cara menyimpan asi untuk bayi

Cara menyajikan ASI juga tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Cara menyimpan ASI yang benar akan sia-sia apabila kita keliru dalam menyajikannya. Berikut ini adalah cara penyajian ASI yang tepat.

1. Apabila kondisi ASI masih membeku, cukup sirami dengan air bersih dalam keadaan tertutup rapat. Gunakan juga air dari keran mengalir. Usahakan untuk tidak tercampur antara ASI dan air pembilas.

2. Sewaktu ASI sudah mulai mencair, selanjutnya kita dapat menggunakan air hangat steril untuk benar-benar mencairkannya. Telukan botol berisi ASI ke dalam semangkuk air panas.

3. Jangan hanya meletakkan ASI di suhu ruangan dan menunggunya mencair dengan sendiri. Hal ini akan menyebabkan bakteri mudah berkembang karena suhu tertentu akan tercapai.

Baca Juga  Jangan Panik, Ini 7 Cara Meringankan Perut Kram Saat Hamil

4. Segera rendam penyimpanan ASI dengan menggunakan air panas. ASI yang terkena udara akan cenderung dihinggapi bakteri sehingga akan membuat botol ASI menjadi tidak steril.

5. Jangan menambahkan bahan-bahan lain, seperti vitamin atau obat ke dalam ASI.

6. Hindari kebiasaan mengkocok-kocok air susu di dalam wadah atau dot bayi. Hal itu bisa menyebabkan bayi menjadi di lebih mudah kembung.

7. Jangan berikan ASI kepada bayi dalam keadaan masih sangat dingin, meskipun sudah mencair. Usahakan suhu ASI sama seperti suhu ruangan atau lebih hangat sedikit.

Itulah tadi uraian mengenai cara menyimpan ASI dan cara penyajiannya yang benar. Meskipun ASI terbukti dapat disimpan dan tidak terlalu banyak mempengaruhi kualitas nya, namun tentu perlu kita usahakan untuk lebih sering memberikan ASI secara langsung.

Amry Hidayat

Ini saya, Amry Hidayat. Terima kasih sudah membaca tulisan-tuisan saya, yang semoga tidak membosankan. Jika memang membosankan, tolong dimaklumi selagi saya terus mengasah kemampuan.

Maklumi juga karena saya ini baru anak Mei 1995 kemarin. Gaya saya yang naratif semoga tidak juga mengganggu. Hal itu karena kegiatan yang tidak jauh dari dunia sastra, sampai membuahkan satu buku puisi berjudul Ampre Memper (2015) dan beberapa antologi bersama di tahun selanjutnya.

Kalau bukan itu, palingan bermain-main dengan gambar bergerak di instagram @amryhidayat.

Request atau beri masukan soal penulisan konten melalui amryhidayat.official@gmail.com atau cari saja saya di sekitar perempuan yang tertawa terbahak-bahak. Jangan datangi rumah saya, karena kadang di Jogja kadang di Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *