Mengapa Bayi Sering Kentut? Apakah Berbahaya dan Apa Penyebabnya?

Mengapa Bayi Sering Kentut? Apakah Berbahaya dan Apa Penyebabnya?

Bayi Sering Kentut – Sebagai ibu dan orang tua sangat penting untuk mengetahui apakah bayi sedang merasakan sesuatu yang tidak nyaman. Namun bagaimana jika hal tersebut adalah sesuatu yang tidak mengenakan? Kita semua sudah tahu tentang kentut, adalah hal yang biasa dan justru harus dilakukan. Kentut menandakan seseorang khususnya bayi dalam keadaan normal.

Mungkin bagi para ibu takut untuk bau yang dikeluarkan tidak menyenangkan sama halnya dengan pempers yang kotor. Apapun alasannya sangat penting mengetahui apakah bayi sering kentut dan apakah ada hal yang perlu dikhawatirkan.

Satu hal yang perlu diketahui adalah jika kentut sering terjadi pada bayi artinya bayi terlalu banyak gas didalam perut mereka. Namun jangan langsung berasumsi bahwa bayi kamu sedang sakit. Kentut bukanlah pertanda bahwa bayi sakit dan bukan karena salah makan.

Banyak orang tua menganggap bahwa makanan tidak sesuai dengan perut bayi dan akhirnya mengganti susu dan makanan bayi dengan jenis yang baru. Hal tersebut tidak perlu dilakukan, kentut pada bayi berarti mereka hanya perlu mengeluarkan gas yang pada dalam lambung.

4 Penyebab Bayi Sering Kentut

penyebab  bayi sering kentut
Mengetahui beberapa alasan mengapa bayi sering melakukan kentut sangat penting agar tidak salah dalam bertindak. Berikut ini beberapa alasan mengapa bayi sering kentut.

1. Ibu sedang diet

Walaupun belum terbukti secara ilmiah namun ketika ibu sedang diet maka produksi gas dalam susu akan lebih tinggi. Makanan yang dikonsumsi ibu bisa jadi juga memiliki kandungan gas yang tinggi sehingga mempengaruhi produksi asi. Hal ini bisa terjadi pada bayi yang masih mengkonsumsi asi setiap harinya.

2. Terlalu banyak Asi

Ketika ibu memproduksi Asi secara berlebihan maka secara tidak langsung bayi juga akan mengkonsumsi Asi dalam jumlah besar. Bayi yang meminum Asi terlalu banyak bahkan menelan dalam satu tegukan bersama udara akan memicu gas terjadi dalam lambung.Udara akan dikeluarkan nanti dalam bentuk kentut.

3. Tidak makan tepat waktu

Ketika ibu lelah seringkali lupa untuk memberi Asi pada bayi. Jika tidak merespon bayi yang sedang lapar secara cepat maka bayi akan menangis dengan kencang. Pada saat enangis bayi akan menelan sejumlah udara ke dalam tubuh. Inilah penyebab utama gas yang masuk dan dikeluarkan menjadi kentut.

4, Minum melalui botol yang kosong

Pada saat malam hari bayi bisa diberikan minum melalui botol. Bayi yang biasanya terbangun saat malam bisa terus menerus minum dari botol susu yang telah kosong. Artinya asupan gas dalam botol yang kosong akan masuk ke dalam lambung bayi. Inilah penyebab utama kentut.

Dilihat alasan bayi sering kentut seringkali tidak ibu sadari, jadi selalu perhatikan bagaimana cara menyusui bayi yang benar dan tepat waktu untuk memberi mereka makan. Apabila kentut masih saja muncul maka pada beberapa langkah yang bisa dilakukan para ibu dengan mudah untuk mengatasinya.

Cara Menghilangkan Kentut yang Berlebihan Pada Bayi

cara mengatasi bayi sering kentut
Sebelum bayi mengalami kentut yang berlebihan, hilangkan gas dalam lambung melalui beberapa cara berikut ini:

1. Massage perut bayi

Memijat perut bayi adalah salah satu cara untuk membuat perut mereka nyaman. Dilakukan pijatan searah jarum jam di atas perut mereka. Langkah ini dilakukan untuk membuat gas di dalam perut untuk mengikuti arah pijatan dan mudah keluar.

2. Bersendawa

Buatlah bayi bersendawa agar gas dikeluarkan. Khususnya pada saat setelah makan bayi sebaiknya dibuat bersendawa. Pada banyak cara yang bisa dilakukan seperti membuat mereka tertawa hingga bersendawa, menepuk punggung mereka dan menggendong mereka. Langkah ini akan membuat makanan masuk ke dalam lambung sehingga gas dikeluarkan melalui mulut.

3. Mandikan dengan air hangat

Buat bayi tetap hangat, bayi yang kedinginan akan menambah produksi gas dalam lambung dan akan sangat berbahaya. Membuat mereka selalu hangat misalnya dengan memandikan menggunakan air hangat bisa membuat gas cepat keluar. Membuat mereka tetap hangat juga bisa dengan menggendongnya erat.

4. Membuat kaki bayi mengayuh

Gerakan yang dilakukan kaki bayi akan membuat perut mereka bergerak and secar cepat mengeluarkan gas. Teknik ini dikenal sebagai teknik mengayuh. Pertama letakan bayi di atas permukaan kasur yang nyaman kemudian pegang kedua kaki bayi dan gerakan keduanya seperti sedang mengayuh sepeda. Kemudian satukan kaki bayi dan letakan diatas dada mereka. Gas akan keluar secara mudah melalui sendawa. Ingat lakukan cara ini setelah beberapa jam mereka selesai makan agar tidak muntah.

5. Gerakan kaki katak

Jika gerakan mengayuh tidak berhasil gunakan gerakan lain seperti gerakan kaki katak ini. Cara ini juga akan mengeluarkan gas dalam perut bayi melalui sendawa. pertama telatak bayi pada permukaan kasur dan tempat yang nyaman. Kemudian pegang kedua kakinya dan gerakan,memutar secara berlawanan seperti kaki katak.

Jadi para ibu jangan khawatir jika bayi sering kentut dan periksakan ke dokter. Ada banyak cara mudah mengeluarkan gas dalam perut bayi dengan gerakan ringan di atas.

Comments are closed.