Kegunaan Cuka Apel untuk Jerawat dan Cara Membuatnya Sendiri

Kegunaan Cuka Apel untuk Jerawat dan Cara Membuatnya Sendiri

Kegunaan Cuka Apel untuk Jerawat – Cuka apel atau cuka sari apel adalah sebuah bahan cair yang terbuat dari fermentasi jus apel. Kegunaan umumnya adalah untuk bumbu makanan seperti saus salad atau pun pengawet alami.

Bahan cuka apel yang digunakan sebagai pelengkap makanan memang masih jarang dipakai dalam resep nusantara karena tradisinya memang berasal dari Eropa. Cuka apel diketahui sudah ada sejak tahun 1066 di Inggris sebagai minuman. Pada abad ke-20 pembuatan cuka apel ini mulai dilakukan oleh pabrik besar dan menyebar ke seluruh dunia.

Kandungan Cuka Apel

Cara pembuatannya adalah dengan memeras air jus apel, kemudian diberi ragi. Ragi akan berperan dalam pembentukan alkohol dan asam asetat. Oleh karena itu kandungan terbanyak cuka apel adalah air, yaitu sekitar 93.8 gram per 100 gram. Selain itu, kandungan lain cuka apel adalah karbohidrat dan gula, serta beberapa bahan mineral seperti kalsium, iron, magnesium, phosphorus, potasium, sodium, dan zinc.

Jika produk cuka apel tersebut sudah berbentuk kemasan, maka takaran asam asetatnya pun sebenarnya bisa berbeda-beda. Di wilayah Amerika Serikat, produk dari cuka, termasuk cuka apel ini, harus mengandung 4% asam setat. Sementara itu, negara-negara di Eropa memiliki standar untuk cuka apel mengandung sekitar 5-6% asam asetat. Perbedaan tersebut terjadi dikarenakan bahan baku apel yang digunakan.

Baca Juga  Bukan Hanya Untuk Kesuburan, Ini 8 Manfaat Kecambah Lainnya

Sebenarnya cuka apel termasuk bahan yang minim gizi. Namun, bahan ini telah digunakan sebagai obat tradisional dan bahkan sejak tahun 1970 telah dipromosikan sebagai penurun berat badan dan mencegah infeksi.

Namun, bahan ini juga mungkin berbahaya jika dikonsumsi secara rutin atau dikonsumsi oleh seseorang yang sedang hamil. Asam asetat yang terdapat dalam cuka apel juga berisiko menumbulkan luka pada jaringan lunak di mulut, tenggorokan, perut, dan juga ginjal. Bahan ini juga tidak dapat disentuhkan pada bagian terbuka tubuh seperti mata atau luka menganga.

cuka apel untuk mengatasi jerawat
Kegunaan Cuka Apel untuk Jerawat

Jika dikonsumsi sebagai bumbu makanan, maka cuka apel memiliki beberapa manfaat yang baik bagi tubuh seperti menurunkan berat badan, mengatur kadar gula darah, mengatasi masalah pencernaan, dan banyak yang lainnya.

Namun, selain dikonsumsi langsung, cuka apel juga dapat dijadikan obat fisik, seperti untuk mengobati jerawat. Nah, berikut ini adalah beberapa fungsi cuka apel untuk jerawat.

1. Menghilangkan Jerawat

Memang kegunaan cuka apel untuk jerawat sudah ada sejak dahulu, hHal tersebut karena pH cuka apel sesuai dengan pH alami kulit. Pengembalian pH pada kulit akan mengusir minyak dan bakteri penyebab jerawat.

Cara menyembuhkan jerawat dengan cuka apel adalah dengan mengusapkan cuka apel, yang dicampur dengan air dengan perbandingan dua kali lipat, lalu mengoleskannya ke titik jerawat. Diamkan beberapa saat supaya cuka bekerja dan baru bersihkan dengan air hangat.

Dalam melakukan ini, hati-hati dengan cairan cuka apel. Jika ada jerawat yang menyebabkan luka menganga sebaiknya tidak diolesi. Pengolesan juga tidak harus setiap hari. Cukup 2 kali dalam seminggu.

2. Menghilangkan Bekas Jerawat

Kegunaan cuka apel untuk jerawat juga dapat menghilangkan bintik-bintik hitam bekas jerawat. Hal tersebut karena cuka apel akan memicu pertumbuhan sel kulit baru yang meremajakan bagian kulit berwarga gelap.

Caranya pun sama dengan mengobati jerawat, yaitu dengan mengoleskan air cuka apel ke bagian yang dimaksud.

3. Mencegah Munculnya Jerawat

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit wajah menjadi berjerawat, di antaranya adalah minyak yang terlalu banyak.

Caranya adalah dengan mencampurkan satu sendok cuka apel dengan setengah gelas air mineral. Kemudian, usapkan campuran tersebut dengan kapas ke wajah. Perlu diperhatikan, jangan sampai campuran cuka tersebut mengenai mata atau masuk ke lubang telinga.

cara membuat cuka apel
Cara Membuat Cuka Apel Sendiri

Sebenarnya sudah banyak produk cuka apel di pasaran. Bahkan komposisinya pun sudah disesuaikan dengan kegunaan, seperti untuk makanan atau untuk tooner. Namun, jika Anda memiliki bahan berlimpah tidak ada salahnya membuatnya sendiri. Cara membuat cuka apel adalah sebagai berikut.

Bahan yang diperlukan:

1. buah apel segar 500 gr

2. gula 100 gr

3. air 500 ml

4. amonium phosphat 0,25 gram/liter

5. kalsium metabisulfit 0,125 gram/liter

6. baking soda

7. asam sitrat

8. ragi roti 0,5 gr

9. gula pasir

Baca Juga  Penyebab Gusi Bengkak dan 6 Cara Mudah Untuk Mengatasinya

Peralatan yang digunakan:

1. timbangan

2. kain saring

3. baskom

4. panci

5. toples

6. kompor

7. blender

8. tabung ukur

9. lilin

10. pipa/selang kecil/sedotan U

Cara Pembuatan Cuka Apelnya

Pada dasarnya, pembuatan kegunaan cuka apel untuk jerawat adalah sama dengan pembuatan cuka menggunakan bahan lain seperti beras, anggur, atau yang lainnya, yaitu menghasilkan asam asetat dari bahan baku berkadar glukosa.

Kamu juga harus berhati-hati dalam memroses, jangan sampai kandungan alkohol yang justru lebih tinggi karena itu juga bisa memabukkan. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah membuat cuka apel yang benar.

1. Siapkan buah apel segar yang telah masak sebanyak 500 gram

Perlu diingat, bahwa apel yang menjadi bahan akan sangat mempengaruhi hasil yang nantinya didapat, sehingga usahakan memilih apel berkualitas baik. Gunakan buah apel yang sudah matang, namun masih cukup bertekstur.

2. Bahan buah apel yang ada hanya perlu dicuci bersih dan tidak dikupas kulitnya

Jangan sepelekan hal ini. jika apel kotor apalagi mengandung banyak kerak tanah di sela-sela tangkainya, maka akan mempengaruhi pertumbuhan bakteri nantinya.

3. Tambahkan air sebanyak 500 ml dan rebus buah apel hingga mendidih

Hal itu dilakukan bukan untuk mematangkan apel. Langkah ini merupakan langkah yang cukup penting karena seharusnya apel menjadi tidak berubah kecoklatan ketika didinginkan.

Baca Juga  Manfaat Buah Sawo Mentah dan Sawo Matang Untuk Kesehatan Tubuh

4. Potong buah apel yang sudah direbus menjadi kecil-kecil

Kemudian diblender dengan air rebusannya sekaligus. Usahakan untuk mendapatkan bubur yang sangat halus agar sari apel dapat keluar secara maksimal.

5. Saring bubur apel tersebut dengan kain saring.

Usahakan untuk mendapatkan bahan cair yang sangat bersih. Langkah ini memang bertujuan untuk mendapatkan sari buah atau filtrat.

6. Tambahkan filtrat tersebut dengan baking soda atau juga bisa soda kue sehingga pH-nya mencapai 4,5 atau lebih tetapi kurang dari 5. Untuk menambah pH gunakan baking soda, sementara untuk mengurangi gunakan asam sitrat.

7. Tambahkan gula pasir 100 gr/liter dan air sebanyak 500 ml.

8. Panaskan kembali bahan cair tersebut hingga suhu 80 celcius selama 15 menit terhitung dari awal mendidih.

9. Diamkan supaya suhunya menurun sambil memastikan ukurannya sebanyak 500 ml. Itu karena dalam resep ini kita akan menggunakan ukuran 500 ml saja.

10. Masukan calon cuka ini ke dalam botol dan tambahkan ragi roti sebanyak 0,5 gram.

11. Tutup botol dengan bahan yang bisa dilubangi, seperti karet atau gabus. Lubangi tutup botol tersebut seukuran pipa. Namun jangan sampai kebesaran. Bila perlu ukurannya lebih kecil dari pipa agar nantinya sangat rapat.

12. Masukan satu ujung pipa plastik ke dalam botol dan satu lagi dimasukan ke dalam baskom berisi air biasa. Kamu bisa mengisi baskom penuh, lalu memasukan botol berisi fermentasi ke dalam baskom tersebut. intinya, usahakan jangan sampai ada udara yang masuk dengan cara mengisi wadar air.

13. Kondisikan ruangan sekitar menjadi bersuhu normal ruangan dan biarkan fermentasi bekerja selama sekitar 14 hari. Apabila berhasil, maka seharusnya akan timbul gelembung di dalam air calon cuka.

14. Saring cuka apel yang hampir jadi itu dengan penyaring atau dengan corong yang diberi kapas bersih. Dapatkan cairan berwarna kekuningan tanpa ada material apa pun yang mengendap.

15. Tambahkan amonium phosphat sebanyak 0,125 gram atau sesuai bahan cair yang ada dengan takaran 0,25 gram/liter. Langkah ini untuk memaksimalkan perkembangan bakteri yang diharapkan.

16. Tambahkan juga kalsium metabisulfit sebanyak 0,0625 gram/liter atau sesuai takaran 0,125 gr/liter. Langkah ini berguna dalam menghambat atau membunuh mikroorganisme atau bakteri dan kapang yang merugikan.

Baca Juga  6 Khasiat Timun Salah Satunya Mengurangi Resiko Kanker

17. Sampai di tahap ini akan dihasilkan alkohol yang tinggi. Secara fisik memang sudah seperti cuka apel biasa, namun bukan ini hasil akhir yang diharapkan.

18. Selanjutnya, lakukan fermentasi lagi atau pemberian ragi lagi untuk mendapatkan asam asetat yang tinggi. Semakin lama fermentasi yang kedua ini, maka kadar asam asetat yang didapatkan juga akan semakin banyak.

19. Saring kembali dengan kapas bersih dan cuka apel sudah siap digunakan.

Nah, itulah tadi berbagai macam kegunaan cuka apel untuk jerawat sampai cara membuat cuka apel dan semoga saja artikel di atas ini dapat bermanfaat yah selamat mencoba.

Cara Menghilangkan Biang Keringat dan 4 Jenis Biang Keringat Makanan yang Dianjurkan dan Pantangan Asam Urat yang Dilarang
Comments are closed.