Waspada, Inilah 9 Gejala Tipes Pada Anak dan Tips Mencegahnya

Waspada, Inilah 9 Gejala Tipes Pada Anak dan Tips Mencegahnya

Gejala Tipes Pada Anak – Anak – anak yang jajan sembarangan akan rentan terkena penyakit tipes. Penyakit tipes bisa menyebar melalui makanan atau minuman yang tidak higienis. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi ini juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang sudah terkontaminasi bakteri ini.

Penyakit tipes bukan hanya bisa menyerang orang dewasa, namun penyakit ini juga bisa menyerang anak – anak. Terlebih lagi sistem kekebalan tubuh pada anak belum kompleks sehingga penyakit ini dapat berakibat fatal bagi anak – anak.

Jika gejala tipes pada anak yang muncul tidak segera disadari dan dilakukan penanganan yang tepat, maka nyawa anak yang terinfeksi bakteri Salmonella typhi bisa terancam dan berakibat fatal.

Waspada, Inilah 9 Gejala Tipes Pada Anak

Beberapa gejala tipes pada anak hampir sama dengan gejala penyakit lainnya, itu sebabnya kita harus jeli membedakan dan mengidentifikasi gejala penyakit tipes ini.

gejala tipes pada anak
1. Anak rewel dan susah tidur

Umumnya anak – anak yang terserang penyakit tipes akan merasa badannya tidak nyaman. Terlebih lagi penyakit tipes ini juga menyebabkan badan terasa pegal. Itulah kenapa anak – anak yang menderita penyakit tipes menjadi lebih suka berbaring dan menjadi malas bermain atau beraktivitas. Bahkan kondisi ini dapat membuat anak menjadi rewel dan susah tidur.

2. Nyeri di bagian perut

Gejala tipes pada anak diawali dengan munculnya rasa nyeri di bagian perut. Umumnya bakteri Salmonella typhi masuk melalui makanan yang dimakan oleh penderita kemudian menginfeksi bagian pencernaan.

Bakteri yang masuk ke saluran usus dan berkembangbiak, lama – kelamaan merusak dinding usus sehingga memunculkan rasa nyeri di bagian perut. Jika tidak segera ditangani, maka bakteri – bakteri ini dapat mengakibatkan kebocoran usus dan menyebabkan kematian.

Peradangan yang terjadi di saluran pencernaan ini membuat anak mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi ini menyebabkan beberapa gejala tipes pada anak lainnya seperti perut kembung, mual dan muntah.

3. Demam tinggi

Demam tinggi merupakan salah satu gejala tipes pada anak. Demam ini akan muncul dan mencapai puncaknya pada sore hari hingga malam hari, suhu tubuh penderita bisa mencapai 40 derajat celcius dan akan mereda pada pagi dan siang hari.

Jika anak Anda mengalami demam seperti ini dan berlangsung sampai lebih dari 7 hari, maka Anda perlu waspada, bisa jadi itu merupakan gejala tipes pada anak.

4. Diare

Infeksi bakteri yang terjadi pada usus menyebabkan kerja organ – organ pencernaan menjadi terganggu. Dampak dari hal tersebut mengakibatkan anak menjadi diare. Diare harus segera diatasi karena diare dapat membuat tubuh anak menjadi kehilangan elektrolit dan semakin lemah.

5. Sakit kepala

Demam yang terjadi pada anak yang terserang penyakit tipes akan menyebabkan anak mengalami sakit kepala.

Sakit kepala atau pusing ini akan terasa semakin parah ketika malam hari. Hal ini dikarenakan pada malam hari aktivitas bakteri yang bersarang di usus semakin meningkat dan mengeluarkan racun yang efeknya menjadikan penderita demam dan sakit kepala.

6. Lidah berwarna putih

Salah satu gejala yang mengindikasikan bahwa anak terserang penyakit tipes yaitu terjadinya perubahan warna pada lidah. Biasanya pada bagian tengah lidah akan berwarna putih dan pucat.

gejala tipes pada anak

7. Munculnya ruam kemerahan

Gejala penyakit tipes seanjutnya yaitu munculnya ruam kemerahan pada tubuh anak. Ruam ini bisa berbentuk bintik – bintik kecil ataupun seperti mawar. Biasanya ruam muncul timbul dibagian perut atau bagian bawah dada, kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh. Ruam ini akan hilang dengan sendirinya saat kondisi anak sudah membaik.

8. Tejadi pembengkakan pada organ hati

Infeksi bakteri yang telah menyebar hingga ke hati akan menyebabkan hepatosplenomegali atau pembengkakan pada hati dan limpa. Jika hal itu terjadi, maka kedua organ tersebut tidak dapat berfungsi secara normal.

Pembengkakan ini juga dapat menekan lambung anak sehingga bisa memperparah gejala mual dan muntah yang dialami oleh anak.

9. Denyut nadi melemah

Infeksi bakteri Salmonella typhi juga dapat mempengaruhi kinerja jantung. Racun yang disebarkan oleh bakteri tersebut membuat kerja jantung menjadi lebih lambat dalam memompa darah. Itu sebabnya denyut nadi pada penderita tipes menjadi lemah.

Jika anak Anda mengalami gejala – gejala tersebut sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter akan mengambil sampel darah anak untuk dicek di laboratorium. Dengan dilakukannya tes laboratorium ini maka dokter akan bisa mengetahui apakah anak terserang tipes atau tidak.

Tips Pencegahan Penyakit Tipes Pada Anak

Untuk mencegah anak – anak terserang penyakit tipes maka orang tua sebaiknya mengajarkan kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum anak memegang makanan untuk mencegah tipes.

Ajarkanlah kebiasaan ini sejak anak usia dini, sehingga kebiasaan ini dapat meminimalisir anak terserang penyakit tipes.

Comments are closed.