Apa Itu Hukum Archimedes dan Bagaimana Penerapannya

Apa Itu Hukum Archimedes dan Bagaimana Penerapannya

Hukum Archimedes – Sedang belajar fisika atau ingin menjadi ahli fisika? Sudahkah mempelajari apa itu archimedes dan bagaimana bunyinya? Dalam kehidupan praktek fisikan seringkali tidak disadari namun sangat penting. Pelajari salah satu hukum yang ada dalam pelajarian fisika berikut ini.

Archimedes adalah orang Yunani yang menemukan salah satu hukum fisikan yang kini dikenal sesuai dengan namanya. Awal mula dari hukum ini adalah masalah mahkota yang dimiliki Raja Hieron II yang memerintah kala itu.

Archimedes diminta untuk menyelidiki kandungan emas dalam mahkota apakah murni atau dicampur dengan perak. Mendengar perintah raja tersebut Archimedes banyak berfikir dan ia lelah.

Suatu saat Archimedes yang belum menemukan jawaban atas permintaan raja tersebut mandi ke dalam bak yang penuh dengan air. Ia masuk ke dalam bak yang penuh dan banyak air yang tumpah keluar.

Memperhatikan hal tersebut seketika itu juga Archimedes mendapatkan jawaban atas permintaan raja.

Setelah menemukan solusi dari mahkota raja, Archimedes pun bersorak sorai kepada istrinya dan memecahkan cara untuk mengetahui bagaimana mahkota raja yang telah dicampur dengan perak.

Pembuat mahkota raja yang mencampurkan emas dengan perak pun akhirnya dihukum mati. Penemuan yang ditemukan oleh Archimedes itu kini dikenal dengan hukum Archimedes.

Hukum Archimedes yang ditemukan untuk mengetahui masalah kandungan emas yang ada di dalam mahkota raja tersebut memiliki bunyi “ Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair maka benda tersebut akan memperoleh gaya yang disebut dengan gaya apung atau gaya ke atas sama seperti besaran zat cair yang dipindahkan”.

Jika dilihat dari teori ini maka gaya apung mengakibatkan berat benda dalam zat cair berkuran dan benda dalam zat cair lebih ringan dibandingkan benda yang diangkat di darat.

Benda akan memiliki berat berkurang ketika berada di dalam air karena gaya keatas yang diterima oleh benda dari air. Hasilnya adalah sebuah benda yang masuk ke dalam air akan memiliki berat semu dan berbeda dengan berat asli ketika benda tidak dimasukan ke dalam zat air. Aplikasi Hukum Archimedes Pada Kehidupan Sehari-Hari

Jika hukum Archimedes ini dikemukakan lalu apa efeknya dalam kehidupa sehari-hari? Di mana sajakah hukum tersebut digunakan? Berikut ini apa saja benda yang mengaplikasikan hukum fisika yang sangat terkenal.

1. Jembatan Apung

Anda suda pernah melihat jembatan apung? Ketika sebuah material seperti batang pohon atau drum akan digunakan sebagai jembatan maka berat jenisnya harus diukur sehingga mereka dapat mengapung dan disusun dan digunakan sebagai jembatan.

Nah disinilah penerapannya, ketika jembatan yang menggunakan drum bagaimana drum dapat melayan dan menahan beban berat manusia yang menggunakannya? Maka drum harus dikosongkan dan ditutup sehingga air tidak masuk ke dalam. Inilah yang membuat jembatan kuat dan dapat digunakan oleh orang menyebrangi sungai.

2. Kran Pada Penampungan Air

Di dalam penampungan terdapat sebuah pelampung yang terhubung dengan keran. Pelampung ini menggunakan hukum archimedes sehingga kran dapat terbuka dan tertutup dengan otomatis. Pelampung akan naik dan turun sesuai dengan ketinggian air.

Kran otomatis akan menutup ketika pelampun sudah naik sampai kondisi paling tinggi. Kran air akan terbuka ketika pelampung berada di dasar di mana air masih sedikit.

3. Kapal Selam

Ini adalah penerapan hukum archimedes yang paling nyata. Bagaimana kapal salam bisa diciptakan tanpa hukum fisika tersebut? Tentu saja tidak ada kapal selam tanpa penemuan Archimedes. Kapal selam dapat tenggelam karena dibuatnya rongga yang akan menarik dan mengeluarkan air secara otomatis.

Masuknya air ke dalam kapal selam ini akan menentukan seberapa jauh kapal akan masuk ke dalam air dan bagaimana kapal akan mengapung.

Volume air yang masuk dan diatur ini sesuai dengan bunyi hukum yakni gaya apung suatu benda akan sebanding dengan banyaknya air yang dipindahkan.

Masih ada banyak penerapan lainnya yang digunakan dengan hukum fisika Archimedes dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan balon udara adalah salah satu penemuan yang ada karena hukum ini.

Selain hukum yang sangat terkenal ini dalam fisika, ada penemuan-penemuan lain yang ditemukan dan banyak digunakan hingga saat ini seperti prinsip matematis tuas, bagaimana sistem katrol berjalan dan banyak digunakan untuk menarik kapal.

Satu lagi yang banyak digunakan dan dikembangkan adalah ulir perak. Temuan ini adalah rancangan untuk model planetarium yang dapat memperlihatkan gerak matahari, bulan dan juga planet-planet lainnya bahkan rasi bintang.

Archimedes juga memiliki julukan sebagai Bapak IPA Eksperimental karena penemuannya terhadap nilai pi lebih unggul dibandingkan ilmuwan sebelumnya.

Penemuan ini sangat membantu umat manusia untuk bisa berada di atas air dengan mudah. Hidup di dalam air pun bisa menjadi memungkinkan.

Banyak para biologi yang menggunakan alat dari hasil ciptaan menggunakan hukum Archimedes dan bisa meneliti banyak biota laut.

Comments are closed.