Ciri Ciri Kecerdasan Kinestetik Anak Bisa Dilihat Disini

Ciri Ciri Kecerdasan Kinestetik Anak Bisa Dilihat Disini

Kecerdasan Kinestetik– Salah satu kelemahan pendidikan formal kita hari ini adalah menginginkan anak-anak untuk berpikir sambil diam. Padahal, beberapa tipe anak sudah secara gamblang menunjukan tidak dapat melakukan itu. Nah, sahabat, apakah Anda memiliki anak dengan masalah tersebut?

Anak-anak yang tidak bisa diam ketika berpikir atau memiliki tingkat konsentrasi tinggi hanya jika sambil bergerak itu bisa jadi adalah anak nakal, tetapi bisa juga adalah anak-anak dengan kecerdasan kinestetik atau kepintaran kinestetik.

Apa itu kecerdasan kinestetik?

Berdasarkan pendapat para ahli seperti Armstrong dan Gardner, kepintaran kinestetik adalah kemampuan menggunakan tubuh secara fisik untuk mengekspresikan ide dan biasanya berhubungan dengan seni. Kepintaran kinestetik ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu closed skills dan open skills.

Close skill adalah kepintaran kinestetik yang hanya memiliki satu konsentrasi gerak. Aktivitas gerakan seperti menari tarian tradisional yang hanya memiliki satu sikap gerak adalah contoh dari closed skills. Sementara itu, open skills adalah kepintaran kinestetik yang memberi peluang untuk lebih banyak variasi gerak, seperti yang terjadi pada olahraga dan permainan.

Dengan kepintaran yang sebenarnya banyak diharapkan orang ini, sangat disayangkan apabila seorang anak yang baru berkembang batal bakatnya akibat harus mengikuti peraturan di sekolah formal. Nah, untuk itu peran dan perhatian orangtua sangat diperlukan.

Ciri Ciri Kecerdasan Kinestetik Anak Bisa Dilihat Disini

kecerdasan kinestetik

Jika Anda adalah orangtua, Anda dapat mengecek apakah anak Anda termasuk anak yang memiliki kepintaran kinestetik atau tidak. Beberapa ciri berikut ini dimiliki oleh anak yang mendapat anugerah kecerdasan kinestetik.

1. Biasanyanya menggunakan fisik untuk menunjukan kemampuan dan keterampilannya yang paling optimal

Hal tersebut bisa hanya berupa ekspresi (seperti memukul-mukulkan pencil ke meja) atau pun berupa gerakan kreatif untuk mendapatkan suatu hasil.

2. Suka dengan gerakan cepat dan melakukan hal-hal spontan

Misalnya memilih untuk sedikit memantulkan badan saat berjalan ketimbang berjalan pelan-pelan.

3. Mengontrol tubuh secara detail

Suka mengontrol tubuh hingga ke bagian detail sehingga dia merasakan betul posisi bagian tubuhnya. Intuisinya pada benda disekitar tubuh juga sangat baik.

4. Mudah belajar hal baru

Mudah belajar hal-hal baru yang membutuhkan gerak seperti bersepeda, bermain musik, atau gerakan atraktif.

5. Mudah menirukan gerakan orang lain

Mudah sekali menirukan gerakan orang lain yang memberi contoh namun sulit mengikuti hal-hal prosedural. Hal tersebut karena pengamatannya hingga ke hal-hal kecil.

6. Dapat mengkoordinasikan bagian tubuh

Dapat mengkoordinasikan antara satu bagian tubuh dengan bagian tubuh yang lain. misalnya ketepatan momentum gerakan tangan dan kaki.

7. Gampang bosan

Seseorang yang mudah teralih oleh lingkungan dan mudah kehilangan minat pada suatu hal alias gampang bosan.

8. Bisa memainkan lebih dari 1 alat musik

Kemampuan belajar tangan sangat baik sehingga biasanya bisa bermain musik paling tidak satu alat.

kecerdasan kinestetik

Kegiatan untuk mempertajam kecerdasan kinestetik anak

Nah, apabila hal-hal tersebut terdapat pada diri anak Anda, jangan sampai disia-siakan. Beberapa wadah bakat harus diperkenalkan agar kecerdasan kinestetik itu tidak berbuah negatif.

Anda dapat memilih satu dari beberapa wadah bagi anak dengan kepintaran kinestetik tersebut, di bawah ini.

1. Kegiatan seni peran atau pun seni panggung. Melalui teater atau pun sendratari, kepintaran kinestetik tersebut dapat disalurkan dengan baik.

2. Belajar menari juga wadah yang sangat tepat untuk menyalurkan hobi bergerak si anak. Hal ini lebih menguntungkan jika si anak memiliki closed skills.

3. Hampir seluruh olahraga di dunia menyambut hangat anak-anak dengan kemampuan kinestetik yang sangat baik. Hanya sedikit saja olahraga yang tidak membutuhkan kemampuan bergerak, sepeti catur dan bridge.

4. Jika si anak memiliki keturunan seniman atau memang sudah menunjukan bakat seninya sejak dini, memperkenalkan dengan alat musik,

Comments are closed.