4 Penyebab Mimisan pada Anak dan 3 Cara Mudah Mengatasinya

predisposisi adalah

Mimisan pada Anak – Apa itu mimisan? Mimisan merupakan pendarahan yang terjadi dari dalam hidung. Mimisan bisa terjadi pada semua usia termasuk anak – anak dan orang dewasa.

Mimisan terjadi karena berbagai penyebab mulai dari yang ringan hingga kondisi yang lebih serius. Apakah penyebab mimisan pada anak dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.

penyebab mimisan
Inilah 4 Penyebab Mimisan Pada Anak

Secara umum penyebab mimisan pada anak bisa terjadi karena adanya beberapa faktor, lalu apa sajakah itu? berikut di bawah ini adalah penjelasannya:

1. Udara yang kering

Mimisan pada anak bisa terjadi karena udara yang kering. Mimisan lebih sering terjadi pada iklim dingin dan saat suhu serta kelembaban naik secara signifikan. Mimisan juga bisa terjadi di iklim panas dan kering dengan kelembaban rendah.

Baca Juga  6 Merk Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak Umur 1 Hingga 4 Tahun

Perubahan iklim dapat menyebabkan lapisan hidung menjadi kering sehingga lebih rentan terluka dan terinfeksi. Selain itu, perubahan suhu di luar ruangan yang dingin dan dalam rumah yang hangat dan kering dapat memicu terjadinya mimisan.

2. Terjadi cedera pada hidung

Saat anak –anak bermain, terkadang mereka bisa jatuh atau mengalami benturan yang menyebabkan terjadinya cedera pada hidung. Kondisi ini seringkali menjadi penyebab mimisan pada anak.

Mengorek hidung terlalu kuat hingga mengeluarkan darah menjadi penyebab mimisan yang sering terjadi pada anak – anak.

3. Kelelahan

Faktor lain yang menyebabkan mimisan pada anak yaitu kelelahan. Anak – anak biasanya terlalu asik bermain hingga mereka mengalami kelelahan.

Ketika kelelahan, pembuluh darah lemah yang ada di dalam tubuh anak menjadi mudah tegang dan pecah. Hal ini yang kemudian menyebabkan anak mengalami mimisan.

Baca Juga  Waspada, Inilah 5 Penyebab Mimisan Pada Anak dan Cara Mengatasinya

4. Adanya masalah kesehatan tertentu

Mimisan pada anak bisa terjadi karena adanya masalah kesehatan tertentu. Mimisan bisa menjadi gejala penyakit tertentu seperti penyakit hati, ginjal, hipertensi, gagal jantung, leukimia, dan kanker nasofaring.

Selain hal – hal di atas, mimisan pada anak juga bisa terjadi karena dipicu:

• Sinusitis akut

• Iritasi akibat senyawa kimia seperti amonia

• Tumor pada rongga hidung

• Penggunaan obat – obatan tertentu. Misalnya aspirin atau obat pelega pernapasan yang berlebihan

• Terlalu kencang saat buang ingus

• Kelainan pada pembekuan darah atau hemofilia

cara mengatasi predisposisi adalah
Bagaimanakah Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Jika anak Anda mengalami mimisan, sebaiknya Anda jangan panik. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mimisan pada anak diantaranya:

1. Posisikan Anak untuk Duduk Tegak dan Condongkan Tubuh ke Depan

Pada saat anak mimisan sebaiknya minta anak Anda untuk duduk tegak dengan kepala agak menunduk dengan posisi tubuh condong ke depan. Ini dilakukan agar darah tidak mengalir dari saluran hidung ke bagian dalam tenggorokan atau keluar dari mulut.

Hindari posisi bersandar karena posisi ini memungkinkan darah masuk ke bagian tenggorokan atau kerongkongan.

Baca Juga  Kenali Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mudah Mengatasinya

2. Tekan Hidung Selama 10 Menit dengan Menggunakan Tisu atau Kain Bersih

Saat mimisan pada anak terjadi, gunakan tisu atau kain bersih untuk menekan bagian hidung yang lunak. Hal ini dilakukan untuk menghentikan darah yang mengalir. Sebaiknya jangan masukkan tisu atau kain ke dalam lubang hidung.

3. Letakkan Kompres Dingin pada Hidung

Untuk membuat darah mimisan cepat berhenti, Anda bisa meletakkan kompres dingin pada hidung. Cara ini dilakukan dengan membungkus es batu menggunakan kain atau handuk lembut lalu menempelkannya pada bagian hidung.

Baca Juga  Kenali Sejak Dini Penyakit Bronkopneumonia Pada Anak

Kondisi Mimisan pada Anak yang Harus Diwaspadai

• Mimisan tidak kunjung berhenti hingga lebih dari 20 menit

• Setelah mimisan, anak merasa ngantuk

• Anak kehilangan kesadaran setelah mimisan

• Pada saat mimisan anak menjadi lebih pucat

• Selain mengalir dari hidung, darah mimisan juga mengalir dari mulut

• Setiap kali mimisan, anak mengalami demam

• Darah yang keluar sudah terlalu banyak

• Mimisan yang terjadi terlalu sering, misalnya lebih dari 2 kali dalam seminggu

• Anak mengalami batuk atau muntah karena darah mengalir ke tenggorokan atau kerongkongan

• Mimisan yang terjadi karena cedera parah akibat benda asing yang masuk ke dalam hidung

Jika hal – hal tersebut dialami oleh anak Anda dan mimisan pada anak tidak kunjung berhenti, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar anak segera mendapatkan penanganan yang tepat.

About Embun Rinjani 126 Articles
Nama pena saya Embun Rinjani. Teruntuk para pembaca, terima kasih telah membaca tulisan – tulisan saya. Saya senang bisa berbagi informasi dan pengetahuan dengan para pembaca semuanya. Saya memiliki hobi traveling, membaca, dan menulis. Sesuai dengan hobi saya, saya suka pergi ke tempat – tempat baru yang belum pernah saya kunjungi. Dengan membaca, saya bisa menambah wawasan dan juga mendapatkan informasi – informasi yang update. Dari hobi membaca itu, saya jadi suka menulis. Semoga tulisan – tulisan saya bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*