Rumus Tekanan Hidrostatis dan Contoh Soal Tekanan Hidrostatis

Rumus Tekanan Hidrostatis dan Contoh Soal Tekanan Hidrostatis

Tekanan Hidrostatis – Tekanan dapat di definisikan sebagai gaya pada tiap satuan luas. Apabila gaya sebesar (F) bekerja secara tegak lurus dan merata pada permukaan bidang seluas (A), maka tekanan pada permukaan bidang tersebut dapat di rumuskan sebagai berikut:

Simbol dan Keterangan :

P = tekanan (N/m2)
F = gaya (N)
A = luas (m2)

Satuan tekanan dalam Standar Satuan Internasional adalah N/m2, atau dapat disebut juga Pascal (Pa). Sementara tekanan udara kadang-kadang digunakan satuan atmosfer (atm), cm raksa (cmHg), mmHg (atau torr dari Torricelli) atau juga milibar (mb).

Aturan konversinya adalah seperti berikut :

1 mb = 10-3 bar
1 bar = 105 Pa
1 atm(= 76 cmHg)= 1,01x105Pa
1 mmHg(= 1 torr = 1,316×10-3 atm)= 133,3Pa

Tekanan memiliki beberapa jenis merujuk pada zat yang menjadi sumber gaya tersebut, salah satunya adalah Tekanan Hidrostatis.

Pengertian Tekanan Hidrostatik

Tekanan Hidrostatik merupakan tekanan yang pada umumnya disebabkan oleh adanya gaya yang ada pada zat cair, terhadap sebuah luas bidang tekan pada kedalaman tertentu.

Atau dengan kata lain merupakan tekanan yang dihasilkan oleh air ke semua arah tertentu dan pada titik ukur manapun akibat adanya gaya gravitasi.

Besarnya tekanan tersebut bergantung kepada ketinggian zat cair, massa jenis yang ada, dan percepatan gravitasi. Dengan begitu, tekanan Hidrostatis hanya berlaku pada zat cair yang tidak bergerak. Tekanan hidrostatis juga akan meningkat seiring dengan bertambahnya kedalaman diukur dari permukaan air.

Bunyi Hukum utama hidrostatik

Hukum Hidrostatis berbunyi: “Tekanan hidrostatik pada sembarang titik, yang terletak pada bidang datar di dalam suatu wadah suatu jenis zat cair sejenis, dalam keadaan seimbang, adalah sama”.

Hukum utama hidrostatika tersebut juga berlaku pada pipa U atau bejana berhubungan yang diisi lebih dari satu macam zat cair yang tidak bercampur. Percobaan bejana berhubungan tersebut biasanya digunakan untuk menentukan massa jenis zat cair.

Berdasarkan hukum tekanan hidrostatik, maka kita dapat menentukan besar gaya hidrostatik yang bekerja pada dasar bejana tersebut. Salah satu contoh penerapan hukum utama hidrostatik misalnya pada penggunaan water pass. Hukum utama hidrostatik tidak berlaku bila:

a. kondisi fluida tidak setimbang,
b. bejana diisi dengan fluida yang berbeda,
c. salah satu ujung bejana ditutup.

rumus tekanan hidrostatis

Rumus tekanan Hidrostatik dapat dirumuskan sebagai berikut:

p = ? x g x h

Keterangan:

P= Tekanan Hidrostatik (N/m2)
?= Massa Jenis (kg/m3)
g= Percepatan gravitasi ( m/det2) h= Kedalaman/ketinggian (m)

Contoh Soal soal tekanan hidrostatis Untuk Anda Pelajari

contoh soal tekanan hidrostatis

Sebuah gelas berisi air mineral setinggi 20 cm. Diketahui massa jenis air tersebut adalah 1 g/cm3. Sementara percepatan gravitasi yang berlaku di daerah tersebut adalah 10 m/det2. Maka, berapakah tekanan air mineral terhadap dasar gelas tersebut?

Penjabaran Jawaban:

Diketahui dari soal sebagai berikut:
(h)= 20 cm = 0,2 m
(?) = 1 g/cm3 = 1000 kg/m3,
(g)= 10 m/det2

Yang diitanyakan : Tekanan Hidrostatik air (P)

Maka dijawab :

p = ? x g x h

Maka:

P = 1000 m3 x 10 m/ det2 x 0,2 m
P = 2000 N/m2

Comments are closed.